Shahih Bukhari Hadits 3569 - Keutamaan Sa'ad bin Abu Waqqash
Hadits Kebanggaan Sa'ad bin Abu Waqqash Sebagai Sepertiga Pemeluk Islam
Shahih Bukhari : 3569
Shahih BukhariNomor Hadis 3569
حَدَّثَنِي إِسْحَاقُ أَخْبَرَنَا أَبُو أُسَامَةَ حَدَّثَنَا هَاشِمٌ قَالَ سَمِعْتُ سَعِيدَ بْنَ الْمُسَيَّبِ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا إِسْحَاقَ سَعْدَ بْنَ أَبِي وَقَّاصٍ يَقُولُ مَا أَسْلَمَ أَحَدٌ إِلَّا فِي الْيَوْمِ الَّذِي أَسْلَمْتُ فِيهِ وَلَقَدْ مَكُثْتُ سَبْعَةَ أَيَّامٍ وَإِنِّي لَثُلُثُ الْإِسْلَامِ
Abu Ishaq Sa'ad bin Abu Waqash Diriwayatkan dari:
Tidak ada seorang pun yang masuk Islam pada hari dimana aku masuk Islam. Dan sungguh aku telah berdiam melewati tujuh hari, dan sungguh aku adalah Tsulutsul Islam (Orang ketiga yang masuk Islam dari kalangan orang merdeka yang telah baligh).
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Orang yang lebih awal memeluk dan memperjuangkan agama Islam (As-Sabiqun Al-Awwalun) memiliki keutamaan sejarah yang tinggi.
- Seorang muslim diperbolehkan menyebutkan nikmat dan keutamaan dirinya yang diberikan Allah, selama bukan untuk tujuan kesombongan.
- Sa'ad bin Abu Waqqash diakui sebagai salah satu sahabat terpenting karena kecepatan merespons panggilan tauhid.
