Shahih Bukhari Hadits 3617 - Asma Binti Abu Bakar Dzatun Nithaqain
Kisah Gelar Dzatun Nithaqain: Ketulusan Asma Membantu Hijrah
Shahih Bukhari : 3617
Shahih BukhariNomor Hadis 3617
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ أَبِيهِ وَفَاطِمَةَ عَنْ أَسْمَاءَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا صَنَعْتُ سُفْرَةً لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَبِي بَكْرٍ حِينَ أَرَادَا الْمَدِينَةَ فَقُلْتُ لِأَبِي مَا أَجِدُ شَيْئًا أَرْبِطُهُ إِلَّا نِطَاقِي قَالَ فَشُقِّيهِ فَفَعَلْتُ فَسُمِّيتُ ذَاتَ النِّطَاقَيْنِ قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ أَسْمَاءُ ذَاتَ النِّطَاقِ
Asma' Diriwayatkan dari:
Aku membuatkan bekal perjalanan untuk Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dan Abu Bakar ketika keduanya hendak berangkat hijrah menuju Madinah. Aku katakan kepada bapakku: "Aku tidak mendapatkan sesuatu untuk mengikat melainkan kain ikat pinggangku." Bapakku berkata: "Potonglah kain ikat pinggang itu!" Maka aku melakukannya. Dari situlah kemudian aku dijuluki dengan Dzatin Nithaqain (Wanita yang mempunyai dua potongan ikat pinggang)."Sedang Ibnu 'Abbas berkata: 'Asma' adalah Dzatu Nithaq.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Membantu orang yang sedang berada di jalan Allah bisa dilakukan dengan menggunakan alat atau barang apa pun yang tersedia.
- Bertindak cekatan dalam menyelesaikan sebuah masalah mendesak adalah kemampuan yang sangat dihargai.
- Pemberian julukan atau gelar kebanggaan boleh saja disematkan kepada seseorang yang telah berjasa besar.
