Shahih Bukhari Hadits 3627 - Penampilan Abu Bakar Menyemir Uban Saat Tiba Hijrah di Madinah
Hukum dan Kisah Sahabat Abu Bakar Menyemir Rambut Uban
Shahih Bukhari : 3627
Shahih BukhariNomor Hadis 3627
حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ حِمْيَرَ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ أَبِي عَبْلَةَ أَنَّ عُقْبَةَ بْنَ وَسَّاجٍ حَدَّثَهُ عَنْ أَنَسٍ خَادِمِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ قَدِمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَيْسَ فِي أَصْحَابِهِ أَشْمَطُ غَيْرَ أَبِي بَكْرٍ فَغَلَفَهَا بِالْحِنَّاءِ وَالْكَتَمِ وَقَالَ دُحَيْمٌ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ حَدَّثَنَا الْأَوْزَاعِيُّ حَدَّثَنِي أَبُو عُبَيْدٍ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ وَسَّاجٍ حَدَّثَنِي أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَدِمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَدِينَةَ فَكَانَ أَسَنَّ أَصْحَابِهِ أَبُو بَكْرٍ فَغَلَفَهَا بِالْحِنَّاءِ وَالْكَتَمِ حَتَّى قَنَأَ لَوْنُهَا
Anas Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam] berkata:Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tiba (di Madinah) dan tidak ada satupun dari shahabat beliau yang paling banyak ubannya selain Abu Bakar. Maka kemudian dia mengecatnya dengan daun inai dan katam (daun pewarna lainnya).Dan berkata [Duhaim] telah menceritakan kepada kami [Al Walid] telah menceritakan kepada kami [Al Auza'i] telah menceritakan kepadaku [Abu 'Ubiad] dari ['Uqbah bin Wassaj] telah menceritakan kepadaku Anas bin Malik radliyallahu 'anhu berkata:Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tiba di Madinah dan diantara shahabat beliau yang paling tua adalah Abu Bakr. Kemudian dia menyemirnya menggunakan daun inai dan katam (daun pewarna lainnya) hingga warna rambutnya nampak kemerah-merahan.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Abu Bakar merupakan sosok sahabat yang usianya paling tua ketika rombongan hijrah Nabi tiba di Madinah.
- Islam memperbolehkan seseorang merawat diri dengan cara menyemir uban menggunakan pewarna alami daun inai dan katam.
- Menjaga penampilan agar tetap rapi, bersih, dan pantas adalah kebiasaan yang dicontohkan para sahabat.
