Shahih Bukhari Hadits 3648 - Asal Mula Perintah Puasa Asyura

Sejarah dan Asal Mula Disyariatkannya Ibadah Puasa Asyura di Madinah

Shahih BukhariNomor Hadis 3648

حَدَّثَنِي أَحْمَدُ أَوْ مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدِ اللَّهِ الْغُدَانِيُّ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ أُسَامَةَ أَخْبَرَنَا أَبُو عُمَيْسٍ عَنْ قَيْسِ بْنِ مُسْلِمٍ عَنْ طَارِقِ بْنِ شِهَابٍ عَنْ أَبِي مُوسَى رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ دَخَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَدِينَةَ وَإِذَا أُنَاسٌ مِنْ الْيَهُودِ يُعَظِّمُونَ عَاشُورَاءَ وَيَصُومُونَهُ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْنُ أَحَقُّ بِصَوْمِهِ فَأَمَرَ بِصَوْمِهِ

Abu Musa Diriwayatkan dari:

Ketika Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tiba di Madinah, orang-orang Yahudi mengagungkan hari 'Aasyura (tanggal sepuluh Muharam) dengan berpuasa, maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Kita lebih berhak untuk berpuasa." Lantas beliau memerintahkan untuk melaksanakan puasa hari 'Aasyura.

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Ibadah puasa pada tanggal sepuluh bulan Muharram (Asyura) adalah amalan yang memiliki akar sejarah kuat dan diperintahkan Nabi.
  • Umat Islam diajarkan untuk memiliki rasa bangga terhadap agamanya dan merasa lebih berhak dalam meneladani kebaikan nabi terdahulu.
  • Mengagungkan hari di mana pertolongan Allah datang kepada nabi-nabi-Nya adalah sebuah hal yang sangat disukai dalam Islam.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami