Sunan Ibnu Majah Hadits 121 - Keutamaan Abu Bakar dan Zubair bin Awwam
Keutamaan Sahabat: Abu Bakar dan Zubair Tetap Taat Saat Terluka
Sunan Ibnu Majah : 121
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 121
حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ وَهَدِيَّةُ بْنُ عَبْدِ الْوَهَّابِ قَالَا حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ قَالَتْ عَائِشُةُ يَا عُرْوَةُ كَانَ أَبَوَاكَ مِنْ الَّذِينَ اسْتَجَابُوا لِلَّهِ وَالرَّسُولِ مِنْ بَعْدِ مَا أَصَابَهُمْ الْقَرْحُ أَبُو بَكْرٍ وَالزُّبَيْرُ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Wahai Urwah, kedua orang tuamu termasuk orang yang menjawab seruan Allah dan Rasul setelah tertimpa luka: yaitu Abu Bakar dan Zubair.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Abu Bakar dan Zubair bin Awwam memiliki kedudukan mulia karena langsung menjawab seruan Allah dan Rasul.
- Kepatuhan kepada perintah agama tetap harus dijalankan meskipun dalam kondisi fisik yang sedang terluka.
- Keluarga dekat boleh menyebutkan kebaikan dan kemuliaan para pendahulu mereka untuk memotivasi generasi penerus.
