Sunan Ibnu Majah Hadits 144 - Keimanan Ammar bin Yasir
Hadits Kesaksian Sahabat Ali tentang Kedalaman Iman Ammar
Sunan Ibnu Majah : 144
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 144
حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ الْجَهْضَمِيُّ حَدَّثَنَا عَثَّامُ بْنُ عَلِيٍّ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ هَانِئِ بْنِ هَانِيءٍ قَالَ دَخَلَ عَمَّارٌ عَلَى عَلِيٍّ فَقَالَ مَرْحَبًا بِالطَّيِّبِ الْمُطَيَّبِ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مُلِئَ عَمَّارٌ إِيمَانًا إِلَى مُشَاشِهِ
Hani` bin Hani` Diriwayatkan dari:
'Ammar masuk menemui Ali. Maka [Ali] pun berkata: Selamat datang kepada orang yang baik lagi yang berlaku baik. Aku telah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sungguh, 'Ammar telah dipenuhi keimanan hingga ke relung jiwanya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Keimanan Ammar bin Yasir dinilai sangat mendalam, kokoh, dan memenuhi seluruh lubuk hatinya.
- Sahabat Ali memuliakan Ammar dengan mengulangi perkataan dan pujian mulia yang bersumber dari Rasulullah.
- Kualitas keimanan yang sejati adalah yang meresap kuat ke dalam diri dan tercermin dalam ucapan serta perbuatan.
