Sunan Ibnu Majah Hadits 1500 - Wafatnya Ibrahim Putra Rasulullah
Hadits Tentang Wafatnya Ibrahim Putra Nabi dan Jaminan Surga
Sunan Ibnu Majah : 1500
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 1500
حَدَّثَنَا عَبْدُ الْقُدُّوسِ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا دَاوُدُ بْنُ شَبِيبٍ الْبَاهِلِيُّ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ عُثْمَانَ حَدَّثَنَا الْحَكَمُ بْنُ عُتَيْبَةَ عَنْ مِقْسَمٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ لَمَّا مَاتَ إِبْرَاهِيمُ ابْنُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى عَلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَالَ إِنَّ لَهُ مُرْضِعًا فِي الْجَنَّةِ وَلَوْ عَاشَ لَكَانَ صِدِّيقًا نَبِيًّا وَلَوْ عَاشَ لَعَتَقَتْ أَخْوَالُهُ الْقِبْطُ وَمَا اسْتُرِقَّ قِبْطِيٌّ
Ibnu Abbas Diriwayatkan dari:
Tatkala Ibrahim putra Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam meninggal, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menshalatkannya, beliau berkata: "Sesungguhnya dia memiliki orang yang menyusuinya di surga. Kalau saja ia hidup, niscaya akan menjadi seorang yang jujur dan seorang nabi. Kalau saja ia hidup niscaya paman-pamannya dari kalangan Qibti akan merdeka, tetapi Qibti bukanlah seorang budak. "
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menyalatkan sendiri jenazah putranya, Ibrahim, yang meninggal saat kecil.
- Anak kecil yang meninggal dunia sebelum selesai masa penyusuannya mendapatkan jaminan akan disempurnakan penyusuannya di dalam surga.
- Pernyataan Nabi mengenai andai saja Ibrahim hidup, ia akan menjadi seorang nabi yang jujur, menunjukkan keutamaan garis keturunan beliau.
