Sunan Ibnu Majah Hadits 156 - Keutamaan Sahabat Ahli Badar
Hadits Rafi' bin Khadij: Kemuliaan Pasukan Ahli Badar di Mata Malaikat
Sunan Ibnu Majah : 156
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 156
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ وَأَبُو كُرَيْبٍ قَالَا حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ عَنْ عَبَايَةَ بْنِ رِفَاعَةَ عَنْ جَدِّهِ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ قَالَ جَاءَ جِبْرِيلُ أَوْ مَلَكٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ مَا تَعُدُّونَ مَنْ شَهِدَ بَدْرًا فِيكُمْ قَالُوا خِيَارَنَا قَالَ كَذَلِكَ هُمْ عِنْدَنَا خِيَارُ الْمَلَائِكَةِ
Rafi' bin Khadij Diriwayatkan dari:
Jibril atau seorang malaikat datang kepada Nabi Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam seraya berkata: "Bagaimana kalian memposisikan orang yang gugur di badar?" mereka menjawab: "Mereka adalah manusia pilihan dikalangan kami." Dia berkata: "Seperti mereka juga, yang hadir dari kami adalah para malaikat pilihan."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Para sahabat yang ikut serta dalam Perang Badar (Ahli Badar) memiliki derajat tertinggi sebagai manusia pilihan.
- Perang Badar dibantu oleh para malaikat, dan malaikat yang diturunkan juga merupakan malaikat pilihan.
- Peristiwa Badar memiliki nilai dan kemuliaan yang sangat agung baik di bumi maupun di langit.
