Sunan Ibnu Majah Hadits 1603 - Pahala Meninggal Bukan di Tempat Kelahiran
Keutamaan Wafat di Luar Tanah Kelahiran dan Luasnya Surga
Sunan Ibnu Majah : 1603
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 1603
حَدَّثَنَا حَرْمَلَةُ بْنُ يَحْيَى قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ حَدَّثَنِي حُيَيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْمَعَافِرِيُّ عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْحُبُلِيِّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ تُوُفِّيَ رَجُلٌ بِالْمَدِينَةِ مِمَّنْ وُلِدَ بِالْمَدِينَةِ فَصَلَّى عَلَيْهِ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا لَيْتَهُ مَاتَ فِي غَيْرِ مَوْلِدِهِ فَقَالَ رَجُلٌ مِنْ النَّاسِ وَلِمَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ إِنَّ الرَّجُلَ إِذَا مَاتَ فِي غَيْرِ مَوْلِدِهِ قِيسَ لَهُ مِنْ مَوْلِدِهِ إِلَى مُنْقَطَعِ أَثَرِهِ فِي الْجَنَّةِ
Abdullah bin 'Amru Diriwayatkan dari:
Seorang laki-laki yang terlahir di Madinah meninggal di Madinah, lalu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menshalatkannya. Kemudian beliau bersabda: "Andai saja ia meninggal bukan di tempat kelahirannya. " Salah seorang sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah, memang kenapa?" beliau menjawab: "Jika seseorang meninggal bukan di tempat kelahirannya, maka akan diukur dari tempat kelahirannya hingga ujung bekasnya di surga. "
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Ada anjuran atau kebaikan tersembunyi ketika seseorang ditakdirkan meninggal di luar tanah kelahirannya.
- Orang yang wafat jauh dari tempat lahirnya akan diukur jarak perjalanannya tersebut untuk menentukan luas kedudukannya di surga.
- Nabi mengajarkan para sahabat untuk melihat hikmah besar di balik tempat kematian seseorang.
