Sunan Ibnu Majah Hadits 1609 - Hak Pilihan Para Nabi Di Akhir Hayat
Keistimewaan Para Nabi yang Diberi Pilihan Antara Dunia dan Akhirat
Sunan Ibnu Majah : 1609
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 1609
حَدَّثَنَا أَبُو مَرْوَانَ الْعُثْمَانِيُّ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَا مِنْ نَبِيٍّ يَمْرَضُ إِلَّا خُيِّرَ بَيْنَ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ قَالَتْ فَلَمَّا كَانَ مَرَضُهُ الَّذِي قُبِضَ فِيهِ أَخَذَتْهُ بُحَّةٌ فَسَمِعْتُهُ يَقُولُ مَعَ الَّذِينَ أَنْعَمَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ مِنْ النَّبِيِّينَ وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِينَ فَعَلِمْتُ أَنَّهُ خُيِّرَ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidak ada seorang Nabi pun yang sakit kecuali diberi pilihan antara dunia dan akhirat. "'Aisyah berkata: "Ketika beliau sakit yang membawanya pada kematian, beliau mengigau. Dan aku mendengar beliau mengucapkan: " (bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang shalih), " maka aku tahu bahwa beliau diberi dua pilihan. "
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Setiap nabi yang akan wafat diberikan pilihan istimewa oleh Allah antara menetap di dunia atau pindah ke negeri akhirat.
- Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memilih untuk berkumpul bersama hamba-hamba pilihan di akhirat daripada memperpanjang usia di dunia.
- Kematian bagi seorang nabi merupakan gerbang kemuliaan untuk bersanding dengan orang-orang berderajat tinggi yang dianugerahi nikmat oleh Allah.
