Sunan Ibnu Majah Hadits 1615 - Penjelasan Aisyah Mengenai Wasiat Rasulullah
Detik-Detik Wafatnya Rasulullah di Pangkuan Aisyah
Sunan Ibnu Majah : 1615
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 1615
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ ابْنُ عُلَيَّةَ عَنْ ابْنِ عَوْنٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ الْأَسْوَدِ قَالَ ذَكَرُوا عِنْدَ عَائِشَةَ أَنَّ عَلِيًّا كَانَ وَصِيًّا فَقَالَتْ مَتَى أَوْصَى إِلَيْهِ فَلَقَدْ كُنْتُ مُسْنِدَتَهُ إِلَى صَدْرِي أَوْ إِلَى حَجْرِي فَدَعَا بِطَسْتٍ فَلَقَدْ انْخَنَثَ فِي حِجْرِي فَمَاتَ وَمَا شَعَرْتُ بِهِ فَمَتَى أَوْصَى صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Al Aswad Diriwayatkan dari:
Para sahabat menyebut-nyebut di sisi 'Aisyah bahwa Ali adalah penerima wasiat Nabi. Maka ['Aisyah] pun bertanya: "Kapan beliau berwasiat kepadanya? Padahal Rasulullah bersandar di dadaku, atau di pangkuanku. Beliau minta diambilkan baskom, beliau juga terkulai lemah dalam pangkuanku kemudian meninggal tanpa aku sadari, lalu kapan shallallahu 'alaihi wa sallam berwasiat?"
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Rasulullah wafat dalam keadaan bersandar di dada atau di pangkuan istrinya, Aisyah.
- Klarifikasi dari Aisyah bahwa tidak ada wasiat khusus kepada Ali yang luput dari sepengetahuannya di detik-detik terakhir wafatnya Nabi.
- Sifat kemanusiaan Nabi yang melemah fisiknya menjelang wafat di rumah istrinya.
