Sunan Ibnu Majah Hadits 176 - Keagungan Allah dan Tanda Melihat-Nya
Tanda-Tanda Keagungan Allah Melalui Ciptaan-Nya Terkait Kemampuan Melihat-Nya di Kiamat
Sunan Ibnu Majah : 176
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 176
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَنْبَأَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ يَعْلَى بْنِ عَطَاءٍ عَنْ وَكِيعِ بْنِ حُدُسٍ عَنْ عَمِّهِ أَبِي رَزِينٍ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَنَرَى اللَّهَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَمَا آيَةُ ذَلِكَ فِي خَلْقِهِ قَالَ يَا أَبَا رَزِينٍ أَلَيْسَ كُلُّكُمْ يَرَى الْقَمَرَ مُخْلِيًا بِهِ قَالَ قُلْتُ بَلَى قَالَ فَاللَّهُ أَعْظَمُ وَذَلِكَ آيَةٌ فِي خَلْقِهِ
Abu Razin Diriwayatkan dari:
Aku bertanya: "Wahai Rasulullah, apakah kami akan melihat Allah pada hari kiamat? Lalu apa tanda-tandanya yang terdapat pada makhluk-Nya?" beliau menjawab: "Wahai Abu Razin, bukankah kalian semua bisa melihat bulan dengan jelas?" aku menjawab: "Benar, " beliau bersabda: "Maka Allah lebih agung dan itu merupakan tanda-tanda bagi makhluk-Nya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Pertanyaan sahabat mencakup kepastian melihat Allah serta tanda-tanda pendukungnya yang ada pada makhluk.
- Setiap orang memiliki kemampuan untuk melihat bulan secara jelas tanpa terhalang orang lain.
- Allah Maha Agung dan keteraturan ciptaan-Nya seperti bulan menjadi tanda atas kekuasaan-Nya di hari kiamat.
