Sunan Ibnu Majah Hadits 212 - Syafaat Penghafal Al-Qur'an
Keutamaan Membaca dan Menghafal Al-Qur'an Bisa Membawa ke Surga
Sunan Ibnu Majah : 212
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 212
حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ عُثْمَانَ بْنِ سَعِيدِ بْنِ كَثِيرِ بْنِ دِينَارٍ الْحِمْصِيُّ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ حَرْبٍ عَنْ أَبِي عُمَرَ عَنْ كَثِيرِ بْنِ زَاذَانَ عَنْ عَاصِمِ بْنِ ضَمْرَةَ عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ قَرَأَ الْقُرْآنَ وَحَفِظَهُ أَدْخَلَهُ اللَّهُ الْجَنَّةَ وَشَفَّعَهُ فِي عَشَرَةٍ مِنْ أَهْلِ بَيْتِهِ كُلُّهُمْ قَدْ اسْتَوْجَبُوا النَّارَ
Ali bin Abu Thalib Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa membaca Al Qur`an dan menghafalkannya, maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga serta akan memberi syafa'at kepada sepuluh dari keluarganya yang seharusnya masuk neraka."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Membaca dan menghafalkan Al-Qur'an secara istikamah merupakan jalan penuntun menuju surga.
- Penghafal Al-Qur'an diberikan hak oleh Allah untuk memberikan syafaat kepada sepuluh orang dari keluarganya.
- Syafaat tersebut berlaku bahkan untuk anggota keluarga yang asalnya sudah ditetapkan masuk neraka.
