Sunan Ibnu Majah Hadits 241 - Akhlak Rendah Hati Rasulullah
Hadits Tentang Larangan Sombong dan Cara Rasulullah Menjaga Hati
Sunan Ibnu Majah : 241
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 241
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ حَدَّثَنَا مُعَانُ بْنُ رِفَاعَةَ حَدَّثَنِي عَلِيُّ بْنُ يَزِيدَ قَالَ سَمِعْتُ الْقَاسِمَ بْنَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ قَالَ مَرَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي يَوْمٍ شَدِيدِ الْحَرِّ نَحْوَ بَقِيعِ الْغَرْقَدِ وَكَانَ النَّاسُ يَمْشُونَ خَلْفَهُ فَلَمَّا سَمِعَ صَوْتَ النِّعَالِ وَقَرَ ذَلِكَ فِي نَفْسِهِ فَجَلَسَ حَتَّى قَدَّمَهُمْ أَمَامَهُ لِئَلَّا يَقَعَ فِي نَفْسِهِ شَيْءٌ مِنْ الْكِبْرِ
Abu Umamah Diriwayatkan dari:
Pada satu hari yang sangat panas Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melewati pekuburan Baqi' Al Gharqad, sementara para sahabat berjalan di belakangnya. Tatkala beliau mendengar suara sandal, jiwanya tersentuh, kemudian beliau duduk seraya menyuruh agar mereka berjalan di depannya agar tidak timbul di dalam jiwanya sesuatu perasaan sombong.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Rasulullah sangat memperhatikan kebersihan hati dan segera mengambil tindakan agar terhindar dari rasa sombong.
- Sifat rendah hati ditunjukkan dengan tindakan nyata, seperti membiarkan orang lain berjalan di depan.
- Mendengar pujian atau pengikutan yang berlebihan dari orang lain bisa memicu penyakit hati jika tidak diantisipasi.
