Sunan Ibnu Majah Hadits 275 - Nilai Istiqamah dan Keutamaan Shalat
Keistimewaan Sikap Istiqamah dan Amalan Bersuci dalam Islam
Sunan Ibnu Majah : 275
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 275
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي مَرْيَمَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ حَدَّثَنِي إِسْحَقُ بْنُ أَسِيدٍ عَنْ أَبِي حَفْصٍ الدِّمَشْقِيِّ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ يَرْفَعُ الْحَدِيثَ قَالَ اسْتَقِيمُوا وَنِعِمَّا إِنْ اسْتَقَمْتُمْ وَخَيْرُ أَعْمَالِكُمْ الصَّلَاةُ وَلَا يُحَافِظُ عَلَى الْوُضُوءِ إِلَّا مُؤْمِنٌ
Abu Umamah Diriwayatkan dari:
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Yahya] berkata: telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Maryam] berkata: telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Ayyub] berkata: telah menceritakan kepadaku [Ishaq bin Usaid] dari [Abu Hafsh Ad Dimasqi] dari [Abu Umamah] -dan ia memarfu'kan hadits ini-, ia berkata: "Istiqamahlah kalian, sebaik-baik perkara adalah jika kalian beristiqamah. Sebaik-baik amalan kalian adalah shalat, dan tidak ada yang menjaga wudlu kecuali orang mukmin."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Sikap istiqamah dipuji sebagai sebaik-baik perkara yang mendatangkan kemuliaan bagi hamba.
- Ibadah shalat ditekankan sebagai bentuk amal perbuatan yang terbaik.
- Hanya orang mukmin yang memiliki kesadaran tinggi untuk terus memelihara wudhunya.
