Sunan Ibnu Majah Hadits 283 - Pentingnya Bersiwak Setiap Kali Akan Shalat
Hadits Tentang Siwak: Andaikan Tidak Memberatkan Umat Islam
Sunan Ibnu Majah : 283
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 283
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ نُمَيْرٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْلَا أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمَّتِي لَأَمَرْتُهُمْ بِالسِّوَاكِ عِنْدَ كُلِّ صَلَاةٍ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sekiranya tidak akan memberatkan umatku maka akan aku perintahkan mereka bersiwak setiap kali akan shalat."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Anjuran bersiwak setiap kali akan melaksanakan shalat sangat ditekankan oleh Nabi SAW.
- Sifat kasih sayang Rasulullah SAW yang tidak ingin memberikan beban berat kepada umatnya.
- Islam mengutamakan kemudahan dalam menjalankan ibadah tanpa mengurangi keutamaan menjaga kebersihan.
