Sunan Ibnu Majah Hadits 343 - Siksa Kubur Akibat Kencing dan Ghibah
Waspada Siksa Kubur Karena Tidak Bersih Kencing dan Ghibah
Sunan Ibnu Majah : 343
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 343
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا الْأَسْوَدُ بْنُ شَيْبَانَ حَدَّثَنِي بَحْرُ بْنُ مَرَّارٍ عَنْ جَدِّهِ أَبِي بَكْرَةَ قَالَ مَرَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِقَبْرَيْنِ فَقَالَ إِنَّهُمَا لَيُعَذَّبَانِ وَمَا يُعَذَّبَانِ فِي كَبِيرٍ أَمَّا أَحَدُهُمَا فَيُعَذَّبُ فِي الْبَوْلِ وَأَمَّا الْآخَرُ فَيُعَذَّبُ فِي الْغَيْبَةِ
Abu Bakrah Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melewati dua kuburan, lalu beliau bersabda: "Keduanya sedang disiksa, dan mereka disiksa bukan karena dosa besar. Yang satu disiksa karena tidak menjaga kebersihan ketika kencing dan yang lain disiksa karena berbuat ghibah."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Menjaga kebersihan fisik dari air kencing adalah hal mutlak agar selamat dari siksaan alam kubur.
- Perbuatan ghibah atau menggunjing orang lain mendatangkan ancaman hukuman di dalam kubur.
- Manusia sering kali meremehkan dosa kecil padahal dampaknya sangat besar di mata agama.
