Sunan Ibnu Majah Hadits 8 - Hadits Tentang Tanaman Pembaharu dalam Agama
Ketetapan Allah Menanam Generasi Pembaharu dalam Islam
Sunan Ibnu Majah : 8
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 8
حَدَّثَنَا أَبُو عَبْد اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ حَدَّثَنَا الْجَرَّاحُ بْنُ مَلِيحٍ حَدَّثَنَا بَكْرُ بْنُ زُرْعَةَ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا عِنَبَةَ الْخَوْلَانِيَّ وَكَانَ قَدْ صَلَّى الْقِبْلَتَيْنِ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا يَزَالُ اللَّهُ يَغْرِسُ فِي هَذَا الدِّينِ غَرْسًا يَسْتَعْمِلُهُمْ فِي طَاعَتِهِ
Abu 'Inabah Al Khaulani Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, ia berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Allah akan senantiasa menanam tanaman (pembaharu) dalam agama ini, yang akan Ia arahkan untuk ketaatan kepada-Nya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Allah secara terus-menerus memunculkan generasi atau pembaharu baru demi menjaga agama ini.
- Orang-orang pilihan tersebut diarahkan oleh Allah khusus untuk beribadah dan taat kepada-Nya.
- Agama Islam memiliki jaminan keberlangsungan karena selalu ada manusia yang dipilih Allah untuk memperjuangkannya.
