Sunan an-Nasai Hadits 1004 - Tata Cara Nabi Memanjangkan Bacaan Al-Qur'an
Membaca Al-Qur'an dengan Tartil dan Memanjangkan Suara
Sunan an-Nasai : 1004
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1004
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ قَالَ حَدَّثَنَا جَرِيرُ بْنُ حَازِمٍ عَنْ قَتَادَةَ قَالَ سَأَلْتُ أَنَسًا كَيْفَ كَانَتْ قِرَاءَةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ كَانَ يَمُدُّ صَوْتَهُ مَدًّا
Qatadah Diriwayatkan dari:
Aku bertanya kepada [Anas], 'Bagaimana bacaan (Al Qur'an) Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam?' la menjawab: "Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam memanjangkan suaranya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Umat Islam sangat dianjurkan membaca Al-Qur'an perlahan dan selalu memperhatikan panjang pendeknya (mad).
- Membaca ayat suci dengan tartil adalah sunnah Nabi yang terbukti ampuh memberikan dampak ketenangan batin.
- Jangan terburu-buru ketika mengaji; nikmatilah alur ayatnya dengan memanjangkan suara sesuai aturan hukum tajwid.
