Sunan an-Nasai Hadits 1021 - Sejarah Tata Cara Ruku
Perubahan Tata Cara Posisi Tangan Saat Ruku' di Masa Nabi
Sunan an-Nasai : 1021
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1021
أَخْبَرَنَا نُوحُ بْنُ حَبِيبٍ قَالَ أَنْبَأَنَا ابْنُ إِدْرِيسَ عَنْ عَاصِمِ بْنِ كُلَيْبٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْأَسْوَدِ عَنْ عَلْقَمَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ عَلَّمَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الصَّلَاةَ فَقَامَ فَكَبَّرَ فَلَمَّا أَرَادَ أَنْ يَرْكَعَ طَبَّقَ يَدَيْهِ بَيْنَ رُكْبَتَيْهِ وَرَكَعَ فَبَلَغَ ذَلِكَ سَعْدًا فَقَالَ صَدَقَ أَخِي قَدْ كُنَّا نَفْعَلُ هَذَا ثُمَّ أُمِرْنَا بِهَذَا يَعْنِي الْإِمْسَاكَ بِالرُّكَبِ
Abdullah Diriwayatkan dari:
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam mengajari kami tentang cara shalat." Lalu dia berdiri dan bertakbir, dan ketika hendak ruku' dia merapatkan kedua tangannya di antara kedua lututnya, lantas ia ruku". Hal tersebut sampai kepada [Sa'ad], maka dia berkata: "Saudaraku benar, kami dulu juga melakukan hal ini. Kemudian kami disuruh melakukan hal ini -yakni memegang lutut-."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Pada masa awal Islam, meletakkan tangan di antara kedua lutut saat ruku' pernah dipraktikkan oleh para sahabat.
- Aturan ruku' kemudian direvisi oleh Rasulullah dengan perintah untuk memegang kedua lutut.
- Sangat penting bagi umat Islam untuk saling mengklarifikasi dan mengikuti tata cara ibadah yang paling akhir ditetapkan oleh Nabi.
