Sunan an-Nasai Hadits 1117 - Bacaan Doa Sujud Tilawah
Membaca Doa Sujud Tilawah Saat Bertemu Ayat Sajdah
Sunan an-Nasai : 1117
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1117
أَخْبَرَنَا سَوَّارُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَوَّارٍ الْقَاضِي وَمُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ عَنْ عَبْدِ الْوَهَّابِ قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدٌ عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ فِي سُجُودِ الْقُرْآنِ بِاللَّيْلِ سَجَدَ وَجْهِي لِلَّذِي خَلَقَهُ وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pada suatu malam saat sujud tilawah (ayat Al Quran yang terdapat ayat sajdah) mengucapkan doa, "Saada Wajhi Lilladzii Khalaqahu Wa Syaqqa Sam'ahu Wa Basharahu Bi Haulihi Wa Quwwatihi." (Wajahku sujud kepada Dzat yang telah menciptakannya dan membentuknya, serta membuat bentuknya dengan sangat bagus, lalu la menciptakan pendengaran dan penglihatannya dengan segala daya dan kekuatan-Nya).
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Ada doa khusus yang sunnah dibaca saat melakukan sujud tilawah, yakni bacaan 'Sajada wajhi...'.
- Disunnahkan untuk langsung bersujud sejenak ketika lisan membaca atau telinga mendengar ayat sajdah.
- Pengakuan lisan bahwa kemampuan melihat dan mendengar murni hanya berasal dari kekuatan Allah.
