Sunan an-Nasai Hadits 1304 - Rincian Takbir Intiqal
Pengingat dari Ibnu Umar Mengenai Takbir Intiqal dan Sempurnanya Salam
Sunan an-Nasai : 1304
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1304
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ يَعْنِي الدَّرَاوَرْدِيَّ عَنْ عَمْرِو بْنِ يَحْيَى عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ يَحْيَى بْنِ حَبَّانَ عَنْ عَمِّهِ وَاسِعِ بْنِ حَبَّانَ قَالَ قُلْتُ لِابْنِ عُمَرَ أَخْبِرْنِي عَنْ صَلَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَيْفَ كَانَتْ قَالَ فَذَكَرَ التَّكْبِيرَ قَالَ يَعْنِي وَذَكَرَ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ عَنْ يَمِينِهِ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ عَنْ يَسَارِهِ
Wasi' bin Habban Diriwayatkan dari:
Aku bertanya kepada [Ibnu Umar], 'Kabarkanlah kepadaku tentang cara shalatnya Rasulullah Shallallahu 'Alahi Wa Sallam? ' Ia menjawab: 'Ia menyebutkan takbir, lantas mengucapkan, Assalamu'alaikum wa rahmatullah" ke kanan dan "Assalamu'alaikum wa rahmatullah" ke kiri."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Mengucapkan bacaan takbir intiqal (perpindahan) merupakan usaha nyata dalam menjaga kesempurnaan dan kekhusyukan.
- Mencantumkan doa pelengkap "wa rahmatullah" di dalam salam menjadi ciri khas keindahan penutup shalat.
- Mendahulukan menoleh ke wajah yang sebelah kanan diiringi salam, lantas berpindah menoleh ke bahu yang sebelah kiri.
