Sunan an-Nasai Hadits 1338 - Menghitung Zikir
Ternyata Begini Cara Nabi Muhammad Menghitung Zikirnya
Sunan an-Nasai : 1338
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1338
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى الصَّنْعَانِيُّ وَالْحُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ الذَّارِعُ وَاللَّفْظُ لَهُ قَالَا حَدَّثَنَا عَثَّامُ بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعْقِدُ التَّسْبِيحَ
Abdullah bin 'Amru Diriwayatkan dari:
Aku melihat Rasulullah Shallallahu 'Alahi Wa Sallam bertasbih dengan menggunakan jarinya -untuk menghitung jumlah tasbihnya.-
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Nabi Muhammad biasa berzikir setelah shalat dengan memakai jarinya.
- Menghitung jumlah bacaan zikir dengan ruas jari tangan adalah perbuatan yang bernilai sunah.
- Cara berzikir dengan jari sangat mudah, praktis, dan bisa dilakukan oleh siapa saja tanpa alat bantu.
