Sunan an-Nasai Hadits 1442 - Gerhana Adalah Tanda Kebesaran Allah
Gerhana Bukan Terjadi Karena Kematian Manusia
Sunan an-Nasai : 1442
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1442
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ يُونُسَ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ أَبِي بَكْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ تَعَالَى لَا يَنْكَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلَا لِحَيَاتِهِ وَلَكِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يُخَوِّفُ بِهِمَا عِبَادَهُ
Abu Bakrah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 'Matahari dan Bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah Ta'ala. Keduanya tidak mengalami gerhana karena kematian atau kelahiran seseorang, tetapi Allah Azza wa Jalla menakut-nakuti hamba-Nya dengan keduanya'."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Terjadinya gerhana sama sekali tidak memiliki hubungan timbal balik dengan peristiwa kematian atau kelahiran seseorang.
- Peristiwa gerhana semata-mata adalah satu dari banyak tanda kebesaran dan kekuasaan Allah yang terjadi di alam semesta.
- Tujuan utama Allah mendatangkan gerhana adalah agar manusia merasa takut sehingga kembali mengingat penciptanya.
