Sunan an-Nasai Hadits 1507 - Larangan Meyakini Bintang Membawa Hujan
Larangan Meyakini Hujan Turun Karena Bintang
Sunan an-Nasai : 1507
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1507
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ سَوَّادِ بْنِ الْأَسْوَدِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ أَنْبَأَنَا ابْنُ وَهْبٍ قَالَ أَخْبَرَنِي يُونُسُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ قَالَ أَخْبَرَنِي عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُتْبَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ مَا أَنْعَمْتُ عَلَى عِبَادِي مِنْ نِعْمَةٍ إِلَّا أَصْبَحَ فَرِيقٌ مِنْهُمْ بِهَا كَافِرِينَ يَقُولُونَ الْكَوْكَبُ وَبِالْكَوْكَبِ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda: "Allah Azza wa Jalla berfirman: 'Tidaklah Aku menganugerahkan suatu nikmat kepada hamba-hambaku melainkan sebagian mereka ada yang kufur, mereka berkata: "Ini terjadi dengan sebab bintang-bintang!"
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Umat Islam wajib meyakini bahwa hanya Allah yang memiliki kuasa penuh untuk menurunkan atau menahan air hujan.
- Menyandarkan turunnya hujan kepada bintang atau benda langit lainnya merupakan perbuatan kufur nikmat.
- Segala bentuk fenomena alam harus dikembalikan kepada kebesaran dan ketetapan Allah, bukan kepada kekuatan alam semata.
