Sunan an-Nasai Hadits 1677 - Menyegerakan Witir Sebelum Subuh
Anjuran Segera Shalat Witir Ketika Waktu Fajar Dekat
Sunan an-Nasai : 1677
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1677
أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ فَضَالَةَ بْنِ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ يَعْنِي ابْنَ الْمُبَارَكِ قَالَ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ وَهُوَ ابْنُ سَلَّامٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو سَلَمَةَ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ وَنَافِعٌ عَنْ ابْنِ عُمَرَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ سَمِعَهُ يَقُولُ صَلَاةُ اللَّيْلِ رَكْعَتَيْنِ رَكْعَتَيْنِ فَإِذَا خِفْتُمْ الصُّبْحَ فَأَوْتِرُوا بِوَاحِدَةٍ
Ibnu Umar Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Shalat malam itu dua rakaat-dua rakaat. Jika kalian khawatir dengan datangnya waktu shalat Subuh, maka shalatlah witir satu rakaat."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Waktu utama pelaksanaan shalat malam membentang hingga menjelang datangnya Subuh.
- Anjuran segera mengerjakan witir satu rakaat bila waktu subuh sudah dekat.
- Shalat sunnah malam selalu didasarkan pada formasi dua rakaat salam.
