Sunan an-Nasai Hadits 1721 - Penghayatan Dzikir Shalat Witir
Cara Membaca Dzikir Shalat Witir dengan Penuh Penghayatan
Sunan an-Nasai : 1721
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1721
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ مَنْصُورٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ زُرَارَةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبْزَى عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُوتِرُ بِسَبِّحْ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى وَقُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ وَقُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ فَإِذَا فَرَغَ قَالَ سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ ثَلَاثًا وَيَمُدُّ فِي الثَّالِثَةِ
'Abdurrahman bin Abza Diriwayatkan dari:
Telah mengabarkan kepada kami [Ishaq bin Manshur] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Abu Dawud] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Qatadah] dari [Zurarah] dari ['Abdurrahman bin Abza], dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau shalat witir dengan membaca surah AI A'laa, surah Al Kaafiruun dan surah Al Ikhlas. Setelah selesai beliau membaca, "Subhanal malikil qudduus" tiga kali, dan beliau memanjangkannya pada yang ketiga.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Merutinkan bacaan surat Al-A'la, Al-Kafirun, dan Al-Ikhlas pada saat menunaikan shalat witir.
- Membaca lafaz Subhaanal malikil qudduus sebanyak tiga kali setelah shalat selesai.
- Disunnahkan untuk sedikit memanjangkan suara pada hitungan dzikir yang ketiga sebagai bentuk pengagungan.
