Sunan an-Nasai Hadits 1800 - Ketabahan Saat Mengalami Sakit Berat

Ketabahan Sahabat Khabbab Saat Menghadapi Rasa Sakit Pengobatan

Sunan an-NasaiNomor Hadis 1800

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ قَالَ حَدَّثَنِي قَيْسٌ قَالَ دَخَلْتُ عَلَى خَبَّابٍ وَقَدْ اكْتَوَى فِي بَطْنِهِ سَبْعًا وَقَالَ لَوْلَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَانَا أَنْ نَدْعُوَ بِالْمَوْتِ دَعَوْتُ بِهِ

Qais Diriwayatkan dari:

Aku pernah menemui [Khabbab], dan ia mengobati perutnya dengan besi panas sebanyak tujuh kali. Dia berkata: "Andai kata Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidak melarang kita berdo'a untuk mati, niscaya aku berdo'a untuk mati."

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Contoh luar biasa ketabahan sahabat dalam menahan penderitaan akibat sakit keras.
  • Kepatuhan mutlak para sahabat terhadap larangan Rasulullah untuk meminta kematian.
  • Diperbolehkan melakukan ikhtiar pengobatan medis meskipun prosesnya menyakitkan.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami