Sunan an-Nasai Hadits 1805 - Tanda Baik Wafatnya Seorang Mukmin
Keringat di Dahi Sebagai Tanda Wafatnya Seorang Mukmin
Sunan an-Nasai : 1805
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1805
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ الْمُثَنَّى بْنِ سَعِيدٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَوْتُ الْمُؤْمِنِ بِعَرَقِ الْجَبِينِ
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Basysyar] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Al Mutsanna bin Sa'id] dari [Qatadah] dari ['Abdullah bin Buraidah] dari [bapaknya] bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "(Tanda) wafat seorang mukmin adalah dengan keringat -yang ada-di dahi."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Keringat yang muncul di dahi saat meninggal adalah pertanda baik bagi seorang mukmin.
- Proses sakaratul maut dapat menjadi momen terakhir untuk menggugurkan dosa seorang hamba.
- Kematian yang diiringi tanda kebaikan menunjukkan husnul khatimah yang dirindukan.
