Sunan an-Nasai Hadits 1859 - Kesedihan Ibu Saat Anaknya Wafat
Kisah Haru Ummu Qais dan Doa Panjang Umur dari Nabi
Sunan an-Nasai : 1859
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1859
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ أَبِي الْحَسَنِ مَوْلَى أُمِّ قَيْسٍ بِنْتِ مِحْصَنٍ عَنْ أُمِّ قَيْسٍ قَالَتْ تُوُفِّيَ ابْنِي فَجَزِعْتُ عَلَيْهِ فَقُلْتُ لِلَّذِي يَغْسِلُهُ لَا تَغْسِلْ ابْنِي بِالْمَاءِ الْبَارِدِ فَتَقْتُلَهُ فَانْطَلَقَ عُكَّاشَةُ بْنُ مِحْصَنٍ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْبَرَهُ بِقَوْلِهَا فَتَبَسَّمَ ثُمَّ قَالَ مَا قَالَتْ طَالَ عُمْرُهَا فَلَا نَعْلَمُ امْرَأَةً عَمِرَتْ مَا عَمِرَتْ
Ummu Qais Diriwayatkan dari:
Anakku meninggal maka aku sangat bersedih, aku katakan kepada yang memandikannya: 'Jangan kamu mandikan anakku dengan air dingin, karena jika demikian berarti kamu berarti telah membunuhnya. Ukasyah bin Mihsan lalu pergi menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengabarkan perkataannya Ummu Qais. Rasulullah pun tersenyum kemudian bersabda: 'Apa yang dikatakannya akan memanjangkan umurnya.' maka kami tidak mengetahui seorang wanita yang lebih panjang umurnya dari dia.'
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Kesedihan mendalam karena kehilangan anak bisa membuat seseorang berbicara hal-hal yang mungkin terkesan kurang masuk akal.
- Seorang pemimpin atau tokoh agama harus menghadapi ungkapan kesedihan umatnya dengan kelembutan, bukan amarah.
- Doa kebaikan dari Rasulullah adalah rahmat yang dikabulkan Allah, seperti doa umur panjang yang didapat Ummu Qais.
