Sunan an-Nasai Hadits 224 - Adab Menutup Aurat Saat Mandi

Pentingnya Menutup Aurat Saat Mandi

Sunan an-NasaiNomor Hadis 224

أَخْبَرَنَا مُجَاهِدُ بْنُ مُوسَى قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ قَالَ حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ الْوَلِيدِ قَالَ حَدَّثَنِي مُحِلُّ بْنُ خَلِيفَةَ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو السَّمْحِ قَالَ كُنْتُ أَخْدُمُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَكَانَ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَغْتَسِلَ قَالَ وَلِّنِي قَفَاكَ فَأُوَلِّيهِ قَفَايَ فَأَسْتُرُهُ بِهِ

Abu As Samh Diriwayatkan dari:

Aku pernah melayani Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Jika beliau hendak mandi, maka beliau berkata: 'berpalinglah dariku'. Maka akupun membelakangi dan menutupi beliau.

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Meminta bantuan orang lain sebagai tirai penutup saat mandi dibolehkan jika diperlukan.
  • Menjaga agar aurat badan tidak terlihat orang lain saat mandi adalah perilaku teladan Nabi.
  • Menjaga privasi diri dalam membersihkan tubuh adalah etika yang harus terus dipertahankan.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami