Sunan an-Nasai Hadits 2327 - Puasa Senin Kamis dan Adab Tidur

Adab Tidur dan Puasa Senin Kamis Sesuai Sunnah Nabi

Sunan an-NasaiNomor Hadis 2327

أَخْبَرَنَا الْقَاسِمُ بْنُ زَكَرِيَّا بْنِ دِينَارٍ قَالَ حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ عَنْ زَائِدَةَ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ الْمُسَيَّبِ عَنْ حَفْصَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَخَذَ مَضْجَعَهُ جَعَلَ كَفَّهُ الْيُمْنَى تَحْتَ خَدِّهِ الْأَيْمَنِ وَكَانَ يَصُومُ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسَ

Hafshah Diriwayatkan dari:

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam jika hendak tidur, beliau meletakkan telapak tangannya yang kanan di bawah pipi kanannya dan beliau berpuasa hari Senin dan Kamis.

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Biasakan tidur dengan meletakkan telapak tangan kanan di bawah pipi kanan sebagai bentuk meniru sunnah kehidupan sehari-hari.
  • Sangat dianjurkan merutinkan puasa sunnah pada hari Senin dan Kamis seperti kebiasaan yang dicontohkan Rasulullah.
  • Menggabungkan adab harian dengan ibadah rutin menunjukkan keseimbangan hidup seorang muslim.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami