Sunan an-Nasai Hadits 3096 - Luka Syuhada Berbau Kasturi
Bukti Nyata Pengorbanan: Luka di Jalan Allah Berubah Wangi Kasturi
Sunan an-Nasai : 3096
Sunan an-NasaiNomor Hadis 3096
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَنْصُورٍ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يُكْلَمُ أَحَدٌ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِمَنْ يُكْلَمُ فِي سَبِيلِهِ إِلَّا جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَجُرْحُهُ يَثْعَبُ دَمًا اللَّوْنُ لَوْنُ دَمٍ وَالرِّيحُ رِيحُ الْمِسْكِ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Tidaklah seseorang terluka di jalan Allah -Allahu a'lam siapa yang terluka di jalan-Nya- kecuali ia datang pada Hari Kiamat dalam keadaan lukanya mengalirkan darah, warnanya sewarna darah dan baunya sebau kasturi."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Luka yang diderita ketika melakukan ketaatan akan menjadi perhiasan saksi di hari perhitungan.
- Allah yang paling mengetahui siapa yang sungguh-sungguh terluka ikhlas karena-Nya dan siapa yang sekadar cari muka.
- Aroma wangi kasturi dari luka merupakan cara Allah mengangkat derajat para syuhada di hadapan seluruh manusia.
