Sunan an-Nasai Hadits 3519 - Keutamaan Kuda Perang
Keutamaan dan Berkah Kuda Perang dalam Islam
Sunan an-Nasai : 3519
Sunan an-NasaiNomor Hadis 3519
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى وَمُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ قَالَا حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ حُصَيْنٍ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ عُرْوَةَ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ أَنَّهُ سَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ الْخَيْلُ مَعْقُودٌ فِي نَوَاصِيهَا الْخَيْرُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ الْأَجْرُ وَالْمَغْنَمُ
'Urwah bin Abu Al Ja'd Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Pada ubun-ubun kuda perang telah tertulis kebaikan hingga Hari Kiamat: yaitu pahala dan rampasan perang."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Kuda perang membawa kebaikan yang terus mengalir dan terjaga hingga Hari Kiamat.
- Memelihara kuda untuk tujuan berjuang di jalan Allah akan mendatangkan limpahan pahala yang besar.
- Kuda perang juga menjadi perantara sah untuk mendapatkan harta rampasan perang yang halal di dunia.
