Sunan an-Nasai Hadits 4008 - Mengedepankan Sifat Pemaaf Saat Berdebat
Keteladanan Sifat Pemaaf Meskipun Sedang Terprovokasi
Sunan an-Nasai : 4008
Sunan an-NasaiNomor Hadis 4008
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى عَنْ أَبِي دَاوُدَ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا نَصْرٍ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي بَرْزَةَ قَالَ أَتَيْتُ عَلَى أَبِي بَكْرٍ وَقَدْ أَغْلَظَ لِرَجُلٍ فَرَدَّ عَلَيْهِ فَقُلْتُ أَلَا أَضْرِبُ عُنُقَهُ فَانْتَهَرَنِي فَقَالَ إِنَّهَا لَيْسَتْ لِأَحَدٍ بَعْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ أَبُو نَصْرٍ حُمَيْدُ بْنُ هِلَالٍ وَرَوَاهُ عَنْهُ يُونُسُ بْنُ عُبَيْدٍ فَأَسْنَدَهُ
Abu Barzah Diriwayatkan dari:
Saya datang kepada [Abu Bakar] dan ia telah marah kepada seseorang dan orang tersebut membalasnya. Kemudian saya katakan: tidakkah saya memenggal lehernya? Kemudian ia melarangku dan berkata: sesungguhnya hal tersebut tidak boleh untuk seseorang setelah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.Abu Abdurrahman berkata: Abu Nashr adalah Humaid bin Hilal. Yunus bin 'Ubaid meriwayatkan hadits tersebut darinya.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Perlu menjauhi sikap provokasi berlebihan yang bisa memancing niat jahat pertumpahan darah.
- Hindari sikap melampaui batas kewajaran ketika sedang mempertahankan suatu argumen lisan.
- Setiap umat harus menghargai batasan khusus yang memang secara mutlak diberikan Allah untuk Nabi-Nya.
