Sunan an-Nasai Hadits 4122 - Ketaatan Pemimpin adalah Taat kepada Nabi
Ketaatan kepada Pemimpin Sebagai Bukti Taat kepada Rasul
Sunan an-Nasai : 4122
Sunan an-NasaiNomor Hadis 4122
أَخْبَرَنَا يُوسُفُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ أَنَّ زِيَادَ بْنَ سَعْدٍ أَخْبَرَهُ أَنَّ ابْنَ شِهَابٍ أَخْبَرَهُ أَنَّ أَبَا سَلَمَةَ أَخْبَرَهُ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَطَاعَنِي فَقَدْ أَطَاعَ اللَّهَ وَمَنْ عَصَانِي فَقَدْ عَصَى اللَّهَ وَمَنْ أَطَاعَ أَمِيرِي فَقَدْ أَطَاعَنِي وَمَنْ عَصَى أَمِيرِي فَقَدْ عَصَانِي
Yusuf bin Sa'id Diriwayatkan dari:
Telah menceritakan kepada kami [Hajjaj] dari [Ibnu Juraij] bahwa [Ziyad bin Sa'd] telah mengabarkan kepadanya bahwa [Ibnu Syihab] telah mengabarkan kepadanya bahwa [Abu Salamah] telah mengabarkan kepadanya bahwa ia mendengar [Abu Hurairah] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: " Barang siapa yang mentaatiku maka sungguh ia telah mentaati Allah dan barang siapa yang mendurhakai amirku maka sungguh ia telah mendurhakaiku."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Ketaatan kepada pemimpin yang mengurus kepentingan umat merupakan perpanjangan dari ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya.
- Menentang atau sengaja memberontak kepada pimpinan sah sama artinya dengan melanggar tuntunan kedamaian dari Rasulullah.
- Keteraturan interaksi sosial dalam masyarakat Islam sangat dijaga dengan adanya kepatuhan antara rakyat dan pemerintahnya.
