Sunan an-Nasai Hadits 4691 - Akhlak Pemimpin dan Memaafkan
Keadilan Rasulullah dan Keutamaan Memaafkan Kesalahan
Sunan an-Nasai : 4691
Sunan an-NasaiNomor Hadis 4691
أَخْبَرَنَا وَهْبُ بْنُ بَيَانٍ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ قَالَ أَخْبَرَنِي عَمْرُو بْنُ الْحَارِثِ عَنْ بُكَيْرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ عَبِيدَةَ بْنِ مُسَافِعٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ بَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْسِمُ شَيْئًا أَقْبَلَ رَجُلٌ فَأَكَبَّ عَلَيْهِ فَطَعَنَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِعُرْجُونٍ كَانَ مَعَهُ فَخَرَجَ الرَّجُلُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَعَالَ فَاسْتَقِدْ قَالَ بَلْ قَدْ عَفَوْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ
Abu Sa'id Al Khudri Diriwayatkan dari:
Ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam membagi sesuatu, datanglah seseorang mendesak-desak beliau, lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menusuknya dengan dahan pohon kurma yang beliau bawa, lalu orang itu keluar dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Kemari dan balaslah." Dia berkata: "Aku sudah maafkan wahai Rasulullah."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Pemimpin yang baik dan adil tidak segan mengakui kesalahan dan berani mempertanggungjawabkan perbuatannya.
- Syariat Islam memberikan ruang bagi korban untuk menuntut balasan setimpal (qishash) atas perbuatan yang menyakiti fisik.
- Memaafkan kesalahan orang lain atas dasar ketulusan adalah pilihan yang jauh lebih mulia dan disukai dalam agama.
