Sunan an-Nasai Hadits 4927 - Bukti Cinta Kepada Rasulullah
Mencintai Nabi Melebihi Keluarga: Syarat Kesempurnaan Iman
Sunan an-Nasai : 4927
Sunan an-NasaiNomor Hadis 4927
أَخْبَرَنَا حُمَيْدُ بْنُ مَسْعَدَةَ قَالَ حَدَّثَنَا بِشْرٌ يَعْنِي ابْنَ الْمُفَضَّلِ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ أَنَّهُ سَمِعَ أَنَسًا يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَلَدِهِ وَوَالِدِهِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ
Anas Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidaklah sempurna keimanan salah seorang di antara kalian hingga aku lebih dia cintai daripada anaknya, orang tuanya dan seluruh umat manusia."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Mencintai Rasulullah sepenuh hati adalah syarat wajib untuk mencapai keimanan yang sempurna.
- Posisi Nabi dalam hati seorang mukmin harus mengalahkan ikatan darah dan keluarga.
- Cinta kepada Nabi dibuktikan dengan mendahulukan ajarannya di atas keinginan manusia lainnya.
