Sunan an-Nasai Hadits 4933 - Mencintai Kaum Anshar Tanda Keimanan
Mencintai Kaum Anshar Adalah Tanda Orang Beriman
Sunan an-Nasai : 4933
Sunan an-NasaiNomor Hadis 4933
أَخْبَرَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ مَسْعُودٍ قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدٌ يَعْنِي ابْنَ الْحَارِثِ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ جَبْرٍ عَنْ أَنَسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ حُبُّ الْأَنْصَارِ آيَةُ الْإِيمَانِ وَبُغْضُ الْأَنْصَارِ آيَةُ النِّفَاقِ
Isma'il bin Mas'ud Diriwayatkan dari:
Telah mengkhabarkan kepada kami [Isma'il bin Mas'ud], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Khalid yaitu Ibnu Al Harits] dari [Syu'bah] dari [Abdullah bin Abdullah bin Jabr] dari [Anas] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Mencintai orang-orang Anshar adalah tanda keimanan dan membenci orang-orang Anshar adalah tanda kemunafikan."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Kaum Anshar memiliki peran yang sangat besar dan tempat spesial dalam sejarah Islam.
- Menghormati dan mencintai orang yang ikhlas menolong dakwah agama adalah bagian dari keimanan.
- Membenci para penolong agama Allah tanpa alasan yang benar adalah bagian dari sifat orang munafik.
