Sunan an-Nasai Hadits 5114 - Larangan Meminta Penerangan Api Musyrikin
Larangan Menggunakan Api Musyrikin dan Aturan Ukiran Cincin
Sunan an-Nasai : 5114
Sunan an-NasaiNomor Hadis 5114
أَخْبَرَنَا مُجَاهِدُ بْنُ مُوسَى الْخُوَارِزْمِيُّ بِبَغْدَادَ قَالَ حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ قَالَ أَنْبَأَنَا الْعَوَّامُ بْنُ حَوْشَبٍ عَنْ أَزْهَرَ بْنِ رَاشِدٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَسْتَضِيئُوا بِنَارِ الْمُشْرِكِينَ وَلَا تَنْقُشُوا عَلَى خَوَاتِيمِكُمْ عَرَبِيًّا
Anas bin Malik Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Janganlah kalian menggunakan api orang musyrikin sebagai penerangan (minta pendapat dari mereka), dan jangan engkau ukir cincinmu dengan bahasa arab (Muhammad Rasulullah)."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Umat Islam dilarang menggunakan api milik orang-orang musyrik sebagai sarana penerangan.
- Kita diajarkan untuk mandiri dan tidak terlalu bergantung kepada orang yang memusuhi ajaran agama.
- Dilarang membuat ukiran pada cincin dengan bahasa Arab yang secara khusus meniru lafal cincin Rasulullah.
- Setiap mukmin harus berhati-hati dalam menjaga jarak yang sewajarnya dengan kaum musyrikin.
