Sunan an-Nasai Hadits 5186 - Larangan Meniru Ukiran
Perintah Dilarang Meniru Teks Stempel Muhammad Rasulullah
Sunan an-Nasai : 5186
Sunan an-NasaiNomor Hadis 5186
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ وَعَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ وَاللَّفْظُ لَهُ قَالَا حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ صُهَيْبٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ اصْطَنَعْنَا خَاتَمًا وَنَقَشْنَا عَلَيْهِ نَقْشًا فَلَا يَنْقُشْ عَلَيْهِ أَحَدٌ
Anas Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Kami telah membuat cincin dan mengukirnya (Muhammad Rasulullah), maka jangan seorang pun membuat ukiran (dengan ukiran yang sama)."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Rasulullah menolak dan melarang siapa saja membuat cincin yang ukirannya sama dengan stempel cap miliknya.
- Islam mengajarkan kita betapa pentingnya asas kehati-hatian dalam urusan menjaga dokumen resmi dari pemalsuan.
- Umat harus selalu menghormati kebijakan tata administrasi kepemimpinan karena aturan tersebut mengikat.
