Sunan an-Nasai Hadits 5197 - Cincin Perak Sebagai Stempel
Fungsi Cincin Perak Nabi Sebagai Stempel Resmi
Sunan an-Nasai : 5197
Sunan an-NasaiNomor Hadis 5197
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ أَبِي بِشْرٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اتَّخَذَ خَاتَمًا مِنْ ذَهَبٍ وَكَانَ جَعَلَ فَصَّهُ فِي بَاطِنِ كَفِّهِ فَاتَّخَذَ النَّاسُ خَوَاتِيمَ مِنْ ذَهَبٍ فَطَرَحَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَطَرَحَ النَّاسُ خَوَاتِيمَهُمْ وَاتَّخَذَ خَاتَمًا مِنْ فِضَّةٍ فَكَانَ يَخْتِمُ بِهِ وَلَا يَلْبَسُهُ
Ibnu Umar Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memakai cincin emas, dan beliau menghadapkan mata cincinnya ke arah telapak tangannya. Lalu orang-orang ikut memakai cincin dari emas, maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pun membuang cincinnya dan diikuti oleh mereka. Setelah itu beliau membuat cincin dari perak yang beliau gunakan untuk menstempel, dan tidak memakainya.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Laki-laki meninggalkan pemakaian cincin emas untuk beralih ke cincin dari bahan perak.
- Cincin perak yang dibuat oleh Nabi difungsikan secara praktis sebagai stempel atau segel.
- Barang berharga lebih baik digunakan sesuai fungsinya daripada sekadar dijadikan perhiasan.
