Sunan an-Nasai Hadits 5265 - Tugas Mustahil Meniupkan Ruh pada Gambar
Tugas Berat Bagi Pembuat Gambar: Meniupkan Ruh di Hari Kiamat
Sunan an-Nasai : 5265
Sunan an-NasaiNomor Hadis 5265
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ صَوَّرَ صُورَةً كُلِّفَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَنْ يَنْفُخَ فِيهَا الرُّوحَ وَلَيْسَ بِنَافِخٍ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa membuat suatu gambar di dunia, maka pada hari kiamat akan dibebankan kepada untuk meniupkan ruh pada gambar tersebut, padahal ia tidak akan bisa."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Allah memberikan beban hukuman yang mustahil diselesaikan bagi pembuat gambar di hari kiamat.
- Ketidakmampuan manusia menghidupkan sesuatu adalah bukti bahwa hak mencipta murni milik Allah.
- Peringatan keras ini bertujuan untuk memutus rantai kemusyrikan dan pengkultusan dari akarnya.
