Sunan an-Nasai Hadits 5433 - Terhindar dari Kejahatan Amal Perbuatan
Memohon Penjagaan Diri dari Keburukan Amal
Sunan an-Nasai : 5433
Sunan an-NasaiNomor Hadis 5433
أَخْبَرَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ حُصَيْنٍ سَمِعْتُ هِلَالَ بْنَ يَسَافٍ عَنْ فَرْوَةَ بْنِ نَوْفَلٍ قَالَ قُلْتُ لِعَائِشَةَ أَخْبِرِينِي بِدُعَاءٍ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدْعُو بِهِ قَالَتْ كَانَ يَقُولُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا عَمِلْتُ وَمِنْ شَرِّ مَا لَمْ أَعْمَلْ
Farwah bin Naufal Diriwayatkan dari:
Aku berkata kepada ['Aisyah]: "Kabarkanlah kepadaku doa apa yang biasa dibaca oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam?" 'Aisyah berkata: "Beliau membaca: ALLAHUMMA INNI A'UUDZU BIKA MIN SYARRI MAA 'AMILTU WA MIN SYARRI MAA LAM A'MAL (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari keburukan sesuatu yang telah aku lakukan, dan dari keburukan sesuatu yang belum aku lakukan)."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Kesadaran bahwa manusia sangat rentan berbuat dosa sehingga doa perlindungan harus dirutinkan.
- Pentingnya menghindari rasa sombong atas amal yang dilakukan karena keburukan bisa muncul kapan saja.
- Membaca doa ini merupakan cara menjaga kebersihan hati dan perbuatan sehari-hari.
