Sunan an-Nasai Hadits 650 - Aturan Shalat Jamak Takhir di Muzdalifah

Menggabungkan Shalat Maghrib dan Isya Saat Singgah di Muzdalifah

Sunan an-NasaiNomor Hadis 650

أَخْبَرَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ هَارُونَ قَالَ حَدَّثَنَا حَاتِمُ بْنُ إِسْمَعِيلَ قَالَ حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ مُحَمَّدٍ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ دَفَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى انْتَهَى إِلَى الْمُزْدَلِفَةِ فَصَلَّى بِهَا الْمَغْرِبَ وَالْعِشَاءَ بِأَذَانٍ وَإِقَامَتَيْنِ وَلَمْ يُصَلِّ بَيْنَهُمَا شَيْئًا

Jabir bin Abdullah Diriwayatkan dari:

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berangkat hingga ke Muzdalifah, lalu shalat Maghrib dan 'Isya dengan satu kali adzan dan dua iqamah tanpa ada shalat apapun di antara keduanya.

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Disyariatkan menjamak shalat Maghrib dan Isya bagi para jamaah haji yang baru tiba malam hari di Muzdalifah.
  • Pelaksanaan shalat jamak di Muzdalifah cukup dikerjakan dengan menggunakan satu kali azan dan dua iqamah.
  • Menunda pelaksanaan shalat Maghrib hingga waktu shalat Isya tiba diperbolehkan dalam kondisi perjalanan jauh.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami