Sunan an-Nasai Hadits 777 - Shalat Terakhir
Shalat Terakhir Rasulullah Bersama Jamaah di Belakang Abu Bakar
Sunan an-Nasai : 777
Sunan an-NasaiNomor Hadis 777
أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ قَالَ حَدَّثَنَا حُمَيْدٌ عَنْ أَنَسٍ قَالَ آخِرُ صَلَاةٍ صَلَّاهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَعَ الْقَوْمِ صَلَّى فِي ثَوْبٍ وَاحِدٍ مُتَوَشِّحًا خَلْفَ أَبِي بَكْرٍ
Anas Diriwayatkan dari:
Shalat terakhir Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam yang dikerjakan bersama para sahabat adalah shalat yang beliau kerjakan dengan mengenakan satu baju yang kasar di belakang Abu Bakar.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Diperbolehkan shalat dengan memakai selembar kain selimut kasar yang cukup untuk menutupi seluruh aurat.
- Nabi Muhammad tidak keberatan memposisikan dirinya sebagai makmum shalat saat beliau berhalangan sakit parah.
- Bukti kepercayaan besar yang diberikan Rasulullah kepada Abu Bakar untuk mengarahkan jamaah dan umat Islam ke depan.
