Sunan an-Nasai Hadits 961 - Mengeraskan Bacaan di Shalat Zhuhur
Ternyata Boleh Terdengar: Bacaan Surat Luqman dan Adz-Dzariyat Saat Shalat Zhuhur
Sunan an-Nasai : 961
Sunan an-NasaiNomor Hadis 961
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ صُدْرَانَ قَالَ حَدَّثَنَا سَلْمُ بْنُ قُتَيْبَةَ قَالَ حَدَّثَنَا هَاشِمُ بْنُ الْبَرِيدِ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ الْبَرَاءِ قَالَ كُنَّا نُصَلِّي خَلْفَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الظُّهْرَ فَنَسْمَعُ مِنْهُ الْآيَةَ بَعْدَ الْآيَاتِ مِنْ سُورَةِ لُقْمَانَ وَالذَّارِيَاتِ
Abu Bara' Diriwayatkan dari:
Kami shalat zhuhur di belakang Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, kemudian kami mendengar satu ayat setelah beberapa ayat dari surat Luqman dan Adzariyat.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Shalat Zhuhur biasanya dibaca pelan, namun imam boleh sesekali memperdengarkan ayat kepada makmum.
- Nabi Muhammad mencontohkan membaca surat Luqman dan Adz-Dzariyat ketika melaksanakan shalat Zhuhur.
- Membaca surat dengan panjang pertengahan (seperti Luqman dan Adz-Dzariyat) sangat dianjurkan untuk shalat Zhuhur.
