Sunan an-Nasai Hadits 969 - Surat Al-Buruj dan Ath-Thariq
Membaca Surat Al-Buruj dan Ath-Thariq Saat Zhuhur dan Ashar
Sunan an-Nasai : 969
Sunan an-NasaiNomor Hadis 969
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ سِمَاكٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ سَمُرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقْرَأُ فِي الظُّهْرِ وَالْعَصْرِ بِالسَّمَاءِ ذَاتِ الْبُرُوجِ وَالسَّمَاءِ وَالطَّارِقِ وَنَحْوِهِمَا
Jabir bin Samurah Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pernah membaca As Samaai dzaatil buruuj (Qs. Al Buruuj) dan Was-samaai wath-thaariq (Qs. Ath Thaariq) pada shalat Zhuhur dan Ashar. Atau yang sepertinya.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Surat Al-Buruj dan Ath-Thariq sangat disunnahkan untuk dibaca ketika melaksanakan shalat Zhuhur dan Ashar.
- Imam hendaknya memilih surat yang panjangnya sedang (mufassal pertengahan) untuk shalat di siang dan sore hari.
- Pemilihan surat yang tepat membantu makmum tetap fokus di sela-sela waktu kesibukan kerja harian mereka.
