Surga dan Neraka
Total Hadis 199
Memahami Hakikat Surga dan Neraka Melalui Hadits Shahih
Kumpulan hadits ini memberikan gambaran jelas mengenai keadilan Allah subhanahu wa ta'ala dalam memberikan balasan di akhirat kelak bagi setiap manusia. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menjelaskan bahwa Allah tidak akan pernah menzhalimi amal saleh orang mukmin; kebaikan mereka akan dibalas di dunia dan pahala utamanya disimpan dengan sempurna di akhirat berupa surga. Sebaliknya, orang-orang kafir yang berbuat baik hanya akan menerima balasannya di dunia berupa kelapangan rezeki, sehingga tidak ada lagi kebaikan yang tersisa bagi mereka saat menuju akhirat. Menurut para ulama, hadits-hadits ini juga menegaskan betapa mulianya kedudukan orang bertakwa di sisi Allah, seperti kisah wafatnya sahabat Sa'ad yang membuat 'Arsy bergetar, serta besarnya keutamaan berjuang di jalan Allah yang nilainya jauh lebih baik daripada dunia beserta seluruh isinya.
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَمْرٍو عَنْ عَطَاءٍ عَنْ صَفْوَانَ بْنِ يَعْلَى عَنْ أَبِيهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ عَلَى الْمِنْبَرِ { وَنَادَوْا يَا مَالِكُ } قَالَ سُفْيَانُ فِي قِرَاءَةِ عَبْدِ اللَّهِ وَنَادَوْا يَا مَالِ
Telah bercerita kepada kami ['Ali bin 'Abdullah] telah bercerita kepada kami [Sufyan] dari ['Amru] dari ['Atha'] dari [Shafwan bin Ya'laa] dari bapaknya radliyallahu 'anhu berkata:Aku mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam membaca suatu ayat di atas mimbar: {Wa naadaw yaa maalik} (Mereka berseru: "hai maalik") (QS. Az-Zukhruf: 77).Sufyan berkata: menurut bacaan 'Abdullah (bin Mas'ud): "Wa naadaw yaa maal" (tanpa huruf kaaf).
حَدَّثَنَا حَجَّاجُ بْنُ مِنْهَالٍ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا عِمْرَانَ الْجَوْنِيَّ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ قَيْسٍ الْأَشْعَرِيِّ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْخَيْمَةُ دُرَّةٌ مُجَوَّفَةٌ طُولُهَا فِي السَّمَاءِ ثَلَاثُونَ مِيلًا فِي كُلِّ زَاوِيَةٍ مِنْهَا لِلْمُؤْمِنِ أَهْلٌ لَا يَرَاهُمْ الْآخَرُونَ قَالَ أَبُو عَبْدِ الصَّمَدِ وَالْحَارِثُ بْنُ عُبَيْدٍ عَنْ أَبِي عِمْرَانَ سِتُّونَ مِيلًا
Telah bercerita kepada kami [Hajjaj bin Minhal] telah bercerita kepada kami [Hammam] berkata aku mendengar [Abu 'Imran Al Iawniy] dia bercerita dari [Abu Bakr bin 'Abdullah bin Qais Al Asy'ariy] dari [bapaknya] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"(Di surga) ada kemah bundar melengkung terbuat dari mutiara yang menjulang ke langit sepanjang tiga puluh mil pada setiap sisinya di sediakan untuk orang beriman sebagai penghuninya, orang yang lain tidak dapat melihat mereka."[Abu 'Abdush Shamad] dan [Al Harits bin 'Ubaid] berkata dari [Abu 'Imran]: "Panjangnya enam puluh mil".
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَمْرٍو سَمِعَ عَطَاءً يُخْبِرُ عَنْ صَفْوَانَ بْنِ يَعْلَى عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُ سَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ عَلَى الْمِنْبَرِ { وَنَادَوْا يَا مَالِكُ }
Telah bercerita kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] telah bercerita kepada kami [Sufyan] dari ['Amru] dari ['Atha'] dia mengabarkan dari [Shafwan bin Ya'laa] dari [bapaknya] bahwaDia mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam membaca suatu ayat di atas mimbar: {Wa naadaw yaa maalik} (Mereka berseru: "hai maalik") (QS. Az-Zukhruf: 77).
حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ الْجَهْضَمِيُّ وَأَبُو غَسَّانَ الْمَسْمَعِيُّ وَإِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ جَمِيعًا عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ عَبْدِ الصَّمَدِ وَاللَّفْظُ لِأَبِي غَسَّانَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو عَبْدِ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا أَبُو عِمْرَانَ الْجَوْنِيُّ عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ قَيْسٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ جَنَّتَانِ مِنْ فِضَّةٍ آنِيَتُهُمَا وَمَا فِيهِمَا وَجَنَّتَانِ مِنْ ذَهَبٍ آنِيَتُهُمَا وَمَا فِيهِمَا وَمَا بَيْنَ الْقَوْمِ وَبَيْنَ أَنْ يَنْظُرُوا إِلَى رَبِّهِمْ إِلَّا رِدَاءُ الْكِبْرِيَاءِ عَلَى وَجْهِهِ فِي جَنَّةِ عَدْنٍ
Telah menceritakan kepada kami [Nashr bin Ali al-Jahdlami] dan [Abu Ghassan al-Masma'i] dan [Ishaq bin Ibrahim] semuanya dari [Abdul Aziz bin Abd ash-Shamad] dan lafazh tersebut milik Ghassan. Dia berkata: telah menceritakan kepada kami Abu Abd ash-Shamad telah menceritakan kepada kami [Abu Imran al-Jauni] dari [Abu Bakar bin Abdullah bin Qais] dari [bapaknya] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Ada dua buah Surga yang terbuat dari perak beserta wadah dan segala isi kandungannya, dan dua buah Surga yang terbuat dari emas beserta wadah dan segala isi kandungannya. Penghalang ahli Surga untuk memandang Rabb mereka hanyalah hijab Keagungan pada Wajah-Nya di Surga Adn."
حَدَّثَنِي عَبَّاسُ بْنُ عَبْدِ الْعَظِيمِ الْعَنْبَرِيُّ حَدَّثَنَا أَبُو مُحَمَّدٍ النَّضْرُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ مُوسَى الْيَمَامِيُّ حَدَّثَنَا عِكْرِمَةُ حَدَّثَنَا إِيَاسٌ حَدَّثَنِي أَبِي قَالَ عُدْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلًا مَوْعُوكًا قَالَ فَوَضَعْتُ يَدِي عَلَيْهِ فَقُلْتُ وَاللَّهِ مَا رَأَيْتُ كَالْيَوْمِ رَجُلًا أَشَدَّ حَرًّا فَقَالَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلَا أُخْبِرُكُمْ بِأَشَدَّ حَرًّا مِنْهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ هَذَيْنِكَ الرَّجُلَيْنِ الرَّاكِبَيْنِ الْمُقَفِّيَيْنِ لِرَجُلَيْنِ حِينَئِذٍ مِنْ أَصْحَابِهِ
Telah menceritakan kepadaku ['Abbas bin 'Abdul 'Azhim Al 'Anbari] telah menceritakan kepada kami [Abu Muhammad An Nadhr bin Muhammad bin Musa Al Yamani] telah menceritakan kepada kami ['Ikrimah] telah menceritakan kepada kami [Iyas] telah menceritakan kepadaku [bapakku], dia berkata: "Kami pernah menjenguk seseorang yang menderita sakit panas dan demam bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam." Salamah berkata: 'Saya sentuhkan kedua tangan saya pada tubuh orang itu sambil berkata: 'Demi Allah, saya tidak pernah melihat orang yang menderita sakit panas seperti ini.' Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 'Maukah kamu aku tunjukkan orang yang lebih panas daripada orang yang sakit panas ini pada hari kiamat kelak? Itulah dua orang laki-laki yang mengendarai hewan dengan berboncengan.' Pada saat itu, beliau menunjuk kepada dua orang sahabat yang menjadi orang munafik yang sedang berlalu.
و حَدَّثَنِي الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ الْحُلْوَانِيُّ وَحَجَّاجُ بْنُ الشَّاعِرِ كِلَاهُمَا عَنْ أَبِي عَاصِمٍ قَالَ حَسَنٌ حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْكُلُ أَهْلُ الْجَنَّةِ فِيهَا وَيَشْرَبُونَ وَلَا يَتَغَوَّطُونَ وَلَا يَمْتَخِطُونَ وَلَا يَبُولُونَ وَلَكِنْ طَعَامُهُمْ ذَاكَ جُشَاءٌ كَرَشْحِ الْمِسْكِ يُلْهَمُونَ التَّسْبِيحَ وَالْحَمْدَ كَمَا تُلْهَمُونَ النَّفَسَ قَالَ وَفِي حَدِيثِ حَجَّاجٍ طَعَامُهُمْ ذَلِكَ و حَدَّثَنِي سَعِيدُ بْنُ يَحْيَى الْأُمَوِيُّ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمِثْلِهِ غَيْرَ أَنَّهُ قَالَ وَيُلْهَمُونَ التَّسْبِيحَ وَالتَّكْبِيرَ كَمَا تُلْهَمُونَ النَّفَسَ
Telah menceritakan kepadaku [Al Hasan bin Ali Al Hulwani] dan [Hajjaj bin Asy Sya'ir] keduanya dari [Abu Ashim] berkata [Hasan]: telah menceritakan kepada kami [Abu Ashim] dari [Ibnu Juraij] telah mengkhabarkan kepadaku [Abu Az Zubair] ia mendengar [Jabir bin Abdullah] berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Penghuni surga makan dan minum didalamnya, mereka berak, tidak ingusan dan tidak kencing, tapi makanan mereka itu (menjadi) sendawa, keringat seperti keringat minyak kesturi, mereka diilami tasbih dan tahmid seperti kalian diilhami nafas." Ia berkata: Disebutkan dalam hadits Hajjaj: Makanan mereka itu. Telah menceritakan kepadaku [Sa'id bin Yahya Al Umawi] telah menceritakan kepadaku [ayahku] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Juraij] telah mengkhabarkan kepadaku [Abu Az Zubair] dari [Jabir] dari nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam sepertinya, hanya saja ia menyebutkan: Mereka diilami tasbih dan takbir seperti kalian diilhami nafas."
حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ وَعَبْدُ بْنُ حُمَيْدٍ وَاللَّفْظُ لِإِسْحَقَ قَالَا أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ قَالَ الثَّوْرِيُّ فَحَدَّثَنِي أَبُو إِسْحَقَ أَنَّ الْأَغَرَّ حَدَّثَهُ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ وَأَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يُنَادِي مُنَادٍ إِنَّ لَكُمْ أَنْ تَصِحُّوا فَلَا تَسْقَمُوا أَبَدًا وَإِنَّ لَكُمْ أَنْ تَحْيَوْا فَلَا تَمُوتُوا أَبَدًا وَإِنَّ لَكُمْ أَنْ تَشِبُّوا فَلَا تَهْرَمُوا أَبَدًا وَإِنَّ لَكُمْ أَنْ تَنْعَمُوا فَلَا تَبْأَسُوا أَبَدًا فَذَلِكَ قَوْلُهُ عَزَّ وَجَلَّ { وَنُودُوا أَنْ تِلْكُمْ الْجَنَّةُ أُورِثْتُمُوهَا بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ }
Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim] dan [Abdu bin Humaid], teks milik Ishaq, keduanya berkata: telah mengkhabarkan kepada kami [Abdurrazzaq] berkata: Berkata [Ats Tsauri] telah menceritakan kepadaku [Abu Ishaq] bahwa [Al Aghar] telah menceritakan kepadanya dari [Abu Sa'id Al Khudri] dan [Abu Hurairah] dari nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Penyeru menyerukan: Sesungguhnya kalian hidup dan tidak mati selamanya, kalian sehat dan tidak sakit selamanya, kalian muda dan tidak tua selamanya, kalian bersenang-senang dan tidak akan bersedih selamanya. Itulah firmanNya 'azza wajalla:: Dan Itulah surga yang diwariskan kepada kamu disebabkan amal-amal yang dahulu kamu kerjakan." (Az Zukhruuf: 72)
حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ مَنْصُورٍ عَنْ أَبِي قُدَامَةَ وَهُوَ الْحَارِثُ بْنُ عُبَيْدٍ عَنْ أَبِي عِمْرَانَ الْجَوْنِيِّ عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ قَيْسٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ لِلْمُؤْمِنِ فِي الْجَنَّةِ لَخَيْمَةً مِنْ لُؤْلُؤَةٍ وَاحِدَةٍ مُجَوَّفَةٍ طُولُهَا سِتُّونَ مِيلًا لِلْمُؤْمِنِ فِيهَا أَهْلُونَ يَطُوفُ عَلَيْهِمْ الْمُؤْمِنُ فَلَا يَرَى بَعْضُهُمْ بَعْضًا
Telah menceritakan kepada kami [Sa'id bin Manshur] dari [Abu Qudamah Al Harits bin Ubaid] dari [Abu Imran Al Juwaini] dari [Abu Bakr bin Abdullah bin Qais] dari [ayahnya] dari nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Sesungguhnya orang mu`min disurga memiliki tenda dari satu mutiara berlubang, panjangnya enampuluh mil. Orang mu`min memiliki keluarga didalamnya. Orang mu`min mengelilingi mereka tapi mereka tidak saling melihat satu sama lain."
و حَدَّثَنِي أَبُو غَسَّانَ الْمِسْمَعِيُّ حَدَّثَنَا أَبُو عَبْدِ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا أَبُو عِمْرَانَ الْجَوْنِيُّ عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ قَيْسٍ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فِي الْجَنَّةِ خَيْمَةٌ مِنْ لُؤْلُؤَةٍ مُجَوَّفَةٍ عَرْضُهَا سِتُّونَ مِيلًا فِي كُلِّ زَاوِيَةٍ مِنْهَا أَهْلٌ مَا يَرَوْنَ الْآخَرِينَ يَطُوفُ عَلَيْهِمْ الْمُؤْمِنُ
Telah menceritakan kepadaku [Abu Ghassan Al Misma'i] telah menceritakan kepada kami [Abu Abdushshamad] telah menceritakan kepada kami [Abu Imran Al Jauni] dari [Abu Bakr bin Abdullah bin Qais] dari [ayahnya] Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Sesungguhnya disurga ada tenda dari mutiara berlubang, lebarnya enampuluh mil. Setiap sudutnya ada keluarga, mereka tidak melihat yang lain, orang mu`min mengelilingi mereka."
و حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا هَمَّامٌ عَنْ أَبِي عِمْرَانَ الْجَوْنِيِّ عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ أَبِي مُوسَى بْنِ قَيْسٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْخَيْمَةُ دُرَّةٌ طُولُهَا فِي السَّمَاءِ سِتُّونَ مِيلًا فِي كُلِّ زَاوِيَةٍ مِنْهَا أَهْلٌ لِلْمُؤْمِنِ لَا يَرَاهُمْ الْآخَرُونَ
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] telah mengkhabarkan kepada kami [Hammam] dari [Abu Imran Al Juwaini] dari [Abu Bakr bin Abu Musa bin Qais] dari [ayahnya] dari nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Kemah mutiara, panjangnya dilangit enampuluh mil, setiap sudutnya ada keluarga milik orang mu`min, yang lain tidak bisa melihat mereka."
