Distribusi Kekayaan
Total Hadis 2
Panduan Hadits Rasulullah Tentang Distribusi Kekayaan
Dalam Islam, distribusi kekayaan diatur dengan prinsip keadilan dan kebijaksanaan, sebagaimana tecermin dalam hadits-hadits Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Ketika hendak membagikan harta fa'i dari wilayah Bahrain kepada kaum Ansar, kaum Ansar menunjukkan keluhuran budi dengan meminta bagian yang sama bagi saudara mereka dari kaum Quraisy. Rasulullah mengingatkan bahwa di masa depan akan ada sikap egoisme dalam pembagian materi, sehingga umatnya dianjurkan untuk bersabar hingga bertemu beliau di telaga Al-Haudl. Selain itu, hadits lain menceritakan pemenuhan janji oleh Khalifah Abu Bakar kepada Jabir bin Abdullah terkait harta dari Bahrain setelah Rasulullah wafat, serta bagaimana harta tersebut dibagikan secara terbuka di masjid, di mana para sahabat diizinkan mengambil sesuai keperluan mereka. Menurut para ulama, riwayat-riwayat ini menegaskan pentingnya keadilan sosial, pemenuhan janji pemimpin, dan sikap qanaah dalam mengelola harta benda.
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ قَالَ سَمِعْتُ أَنَسًا رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ دَعَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْأَنْصَارَ لِيَكْتُبَ لَهُمْ بِالْبَحْرَيْنِ فَقَالُوا لَا وَاللَّهِ حَتَّى تَكْتُبَ لِإِخْوَانِنَا مِنْ قُرَيْشٍ بِمِثْلِهَا فَقَالَ ذَاكَ لَهُمْ مَا شَاءَ اللَّهُ عَلَى ذَلِكَ يَقُولُونَ لَهُ قَالَ فَإِنَّكُمْ سَتَرَوْنَ بَعْدِي أَثَرَةً فَاصْبِرُوا حَتَّى تَلْقَوْنِي عَلَى الْحَوْضِ
Anas Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam memanggil Kaum Anshar untuk menetapkan bagian mereka (harta fa'i) negeri Bahrain, maka mereka berkata: "Tidak, demi Allah, hingga Tuan menetapkan juga (bagian yang sama) untuk saudara-saudara kami dari Quraisy." Maka Beliau jawab ucapan mereka sekehendak Allah. Selanjutnya Beliau bersabda: "Kelak kalian akan melihat setelahku sikap-sikap egoism, maka bersabarlah hingga kalian berjumpa denganku di telaga Al-Haudl."
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَخْبَرَنِي رَوْحُ بْنُ الْقَاسِمِ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِي لَوْ قَدْ جَاءَنَا مَالُ الْبَحْرَيْنِ قَدْ أَعْطَيْتُكَ هَكَذَا وَهَكَذَا وَهَكَذَا فَلَمَّا قُبِضَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَجَاءَ مَالُ الْبَحْرَيْنِ قَالَ أَبُو بَكْرٍ مَنْ كَانَتْ لَهُ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عِدَةٌ فَلْيَأْتِنِي فَأَتَيْتُهُ فَقُلْتُ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ كَانَ قَالَ لِي لَوْ قَدْ جَاءَنَا مَالُ الْبَحْرَيْنِ لَأَعْطَيْتُكَ هَكَذَا وَهَكَذَا وَهَكَذَا فَقَالَ لِي احْثُهُ فَحَثَوْتُ حَثْيَةً فَقَالَ لِي عُدَّهَا فَعَدَدْتُهَا فَإِذَا هِيَ خَمْسُ مِائَةٍ فَأَعْطَانِي أَلْفًا وَخَمْسَ مِائَةٍ وَقَالَ إِبْرَاهِيمُ بْنُ طَهْمَانَ عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ صُهَيْبٍ عَنْ أَنَسٍ أُتِيَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمَالٍ مِنْ الْبَحْرَيْنِ فَقَالَ انْثُرُوهُ فِي الْمَسْجِدِ فَكَانَ أَكْثَرَ مَالٍ أُتِيَ بِهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذْ جَاءَهُ الْعَبَّاسُ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَعْطِنِي إِنِّي فَادَيْتُ نَفْسِي وَفَادَيْتُ عَقِيلًا قَالَ خُذْ فَحَثَا فِي ثَوْبِهِ ثُمَّ ذَهَبَ يُقِلُّهُ فَلَمْ يَسْتَطِعْ فَقَالَ أْمُرْ بَعْضَهُمْ يَرْفَعْهُ إِلَيَّ قَالَ لَا قَالَ فَارْفَعْهُ أَنْتَ عَلَيَّ قَالَ لَا فَنَثَرَ مِنْهُ ثُمَّ ذَهَبَ يُقِلُّهُ فَلَمْ يَرْفَعْهُ فَقَالَ فَمُرْ بَعْضَهُمْ يَرْفَعْهُ عَلَيَّ قَالَ لَا قَالَ فَارْفَعْهُ أَنْتَ عَلَيَّ قَالَ لَا فَنَثَرَ مِنْهُ ثُمَّ احْتَمَلَهُ عَلَى كَاهِلِهِ ثُمَّ انْطَلَقَ فَمَا زَالَ يُتْبِعُهُ بَصَرَهُ حَتَّى خَفِيَ عَلَيْنَا عَجَبًا مِنْ حِرْصِهِ فَمَا قَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَثَمَّ مِنْهَا دِرْهَمٌ
Jabir bin Abdullah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berkata kepadaku: "Seandainya tiba kepada kita harta dari negeri Bahrain, aku pasti memberimu sekian, sekian dan sekian." Ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah meninggal dunia, dan datang harta dari negeri Bahrain, Abu bakr berkata: "Siapa yang telah dijanjikan sesuatu oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam hendaklah menemui aku!" Maka aku menemuinya lalu kukatakan: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah berkata kepadaku: 'Seandainya tiba kepada kita harta dari negeri Bahrain aku pasti memberikan kepadamu sekian, sekian dan sekian'."Dia berkata kepadaku: "Ulurkan tanganmu". Lalu aku mengulurkan kedua belah telapak tanganku. Lalu dia berkata kepadaku: "Hitunglah!" Aku menghitungnya, ternyata jumlahnya lima ratus sehingga keseluruhannya dia memberiku seribu lima ratu.Dan berkata [Ibrahim bin Thaman] dari ['Abdul 'Aziz bin Shuhaib] dari [Anas]: Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dikirimi harta dari Bahrain lalu Beliau berkata: "Letakkanlah di masjid!" Ternyata itu merupakan harta yang paling banyak yang pernah diterima oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Ketika Al 'Abbas mendatangi Beliau, dia berkata: "Wahai Rasulullah, berilah aku. Akan kugunakan untuk menebus diriku dan menebus 'Aqil." Beliau berkata: "Ambillah!" Maka dia mengambilnya dengan menggunakan bajunya lalu dia pergi dengan memanggulnya namun tidak kuat.Dia berkata: "Perintahkanlah sebagian mereka untuk membantuku mengangkatnya." Beliau berkata: "Tidak." Dia malah berkata: "Kalau begitu kamu yang membantuku mengangkatnya." Beliau berkata: "Tidak." Maka Al 'Abbas menumpahkan sebagiannya lalu mencoba untuk mengangkatnya kembali namun tetap tidak kuat. Maka dia berkata lagi: "Perintahkanlah sebagian mereka untuk membantuku mengangkatnya." Beliau berkata: "Tidak."Dia berkata lagi: "Kalau begitu kamu yang membantuku mengangkatnya". Beliau berkata: "Tidak". Lalu Al 'Abbas menumpahkan lagi sebagiannya kemudian memanggulnya di atas pundaknya lalu pergi. Beliau terus saja memperhatikan Al 'Abbas hingga menghilang dari pandangan kami karena kagum dengan semangatnya dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidaklah beranjak dari posisinya dan terus mengumpulkan dirham.
